OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Senin, 05 Desember 2011

Cara Menolak Cinta Seseorang

Pak, mau konsul lagi ya, boleh kan?

ada seorang lelaki yang mengungkapkan perasaannya kepada saya. kami tidak dekat, mengobrol pun hampir tidak pernah. (lelaki ini cukup pendiam)
dia bilang.. dia menyukai saya sejak SD.
(sekarang kami adalah mahasiswa tingkat akhir. kami terpisah di bangku SMP dan dipertemukan kembali pada saat SMA. namun saat ini kami kembali terpisah karena berbeda kampus.)
tapi karena saya tidak memiliki perasaan istimewa terhadapnya, saya menolak perasaannya dengan cara baik-baik.

dia mengatakan bahwa dia sangat menyukai saya di waktu SD. saya yang tampak feminin, pendiam dan pemalu...
tapi sekarang saya bukanlah gadis seperti di SD. saya telah berubah, menjadi gadis yang aktif, cuek, lebih percaya diri dan sangat ceria.
saya sendiri merasa nyaman dengan perubahan saya. dan saya menganggap inilah saya yang sebenarnya.
Alhamdulillah saat ini saya memiliki banyak teman dan sahabat. berbeda dengan ketika di SD. saya tidak memiliki banyak teman...

yang menjadi masalah, lelaki ini sudah berkali-kali mengungkapkan perasaanya dan berkali-kali pula saya tolak.
tapi dia tidak menyerah..
dia merasa saya yang sebenarnya adalah sosok yang feminin, pemalu, dan pendiam di masa lalu.
dia selalu berharap dapat bertemu dengan diri saya di masa lalu.
bahkan dia mengaku pernah menangis karena dia merasa kehilangan sosok saya di masa SD.
dia juga diam-diam memaksa salah satu sahabat saya untuk memberikan alamat rumah saya kepadanya, dan dia melarang sahabat saya itu untuk cerita kepada saya (sayangnya, sahabat saya tidak bisa berbuat begitu karena merasa sedikit curiga dan was-was terhadapa tingkahnya)
sahabat saya bilang, dia ingin datang langsung ke rumah saya untuk memberikan sebuah boneka...
(saat ini saya sudah tidak menyukai barang2 yang feminin seperti itu)
saya pernah bilang kepadanya, kalau ingin bertemu saya, temui saya di kampus. tapi dia tidak mau karena katanya terlalu ramai, dan dia merasa malu... (saya rasa dia bukan pemalu, tapi pengecut, apa saya salah?)
dia juga cerita bahwa teman sekerjanya ada yang mirip saya di masa lalu, dan dia selalu tertawa sendiri jika melihat gadis itu karena teringat pada saya waktu SD.

saya sedikit takut kepadanya... apakah perasaan suka-nya kepada saya itu hal wajar?
karena saya merasa dia sama sekali tidak melihat saya yang sekarang, saya yang sebenarnya...
saya merasa dia terus melihat ke belakang, melihat sosok saya di masa lalu...

saya bingung bagaimana cara agar dia tidak keras kepala mempertahankan perasaanya kepada saya..
saya bukanlah sosok yang dia idamkan. saya sudah berubah. tapi dia tetap keras kepala...
mohon bantuannya, saya bingung sekali bagaimana caranya menghadapi lelaki ini....

terimakasih sebelumnya, maaf ya jadi curhat panjang lebar... (indowebster.web.id)

Jb. Kunci paling utama adalah komunikasi. Cobalah anda berterus terang kepadanya bahwa anda tidak dapat menerima cintanya dengan alasan apapun, karena anda tidak mempunyai perasaan kepadanya dan harap dia dapat memahami dan menerima semua keputusan anda. Jika ia masih tetap tidak mau menerima keputusan anda, maka anda perlu mengambil langkah tegas, yaitu membiarkannya atau tidak mengubrisnya, karena jika anda masih tetap berteman dengannya, maka kemungkinan besar anda dapat memberikan harapan kepadanya dan ia merasa bahwa anda juga memberikan perhatian kepadanya. ;'

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar