OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Senin, 28 Februari 2011

Pacar masih berteman dengan Mantanya

Bapak psikolog. . .
Saya mau sedikit bercurhat
Saya mempunyai pacar dan kami sudah pacaran lebih dari satu tahun, aku sangat mencintai dia. d awal saya pacaran saya hampir menyerah karena mantanya yang masih sering main dan berkunjung rumahnya, cwe saya punya mantan yg deket sekali dengan orang tuanya, sudah sering saya melihat mantannya saya akrab dgn orang tuanya, dri yg ngurusin pendaftaran kuliahny, dpercaya bapaknya nganterin k bandara, betulin mobilnya dan banyak lagi. ada hal yg membuat saya bener2 sakit hati banget, waktu itu cwe saya kakaknya ultah dan drayakan d anyer dengan mengundang tmen2 dri kakaknya dan tmen2 sekolah SMA saya dan cwe dan kebetulan saya dan cwe saya satu sekolah. Pas ultah mantanya d undang oleh keluarganya itu bener2 hari menyakitkan buat saya dan agak bisa dlupakan smpe sekarang, mantanya menyupiri mobil orang tuanya dan d dalamnya ada ibu dan bapaknya memang kebetulan pas k anyer orang tuanya menyewa bus dan kebetulan saya ikut rombongan bus.masih banyak lagi dan mengkin itu hanya segelintir curhat sya, Bener2 menyakitkan smpe sekarang sunguuh akrab sekali mereka.
Toolong saraNya (forum.detik.com)

Jb. Cukup rumit mengenai permasalah percintaan anda karena anda sepertinya tidak memiliki posisi atau kedudukan yang baik dan anda juga cukup dilema karena persahabatan pasangan anda dengan mantanya juga telah direstui oleh orang tua mereka.

Jadi menurut saya, sebaiknya anda mengambil sikap yang bijaksana, yaitu katakan kepada pasangan anda agar tidak terlalu dekat terhadap mantan pacaranya karena kemungkinan besar cinta lama akan bersemi kembali dan konsekuensinya dapat membuat hubungan kalian berdua menjadi rumit. Jika ia mau mendengarkan anda itu adalah baik dan berikan ia waktu dan kesadaran untuk berubah dan jika ia tidak mau mendengarkan anda, maka anda harus dapat berlapang dada atau mengambil keputusan untuk menjauhi pasangan anda demi kesehatan jiwa anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar