OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Senin, 04 Januari 2010

Suami Selingkuh

Pak Fudinpang, jika anda benar seorang Psikolog, dapatkah anda membantu saya mencari solusi atas permasalahn yang tengah saya hadapi.saya telah mencoba mencari seorang Psikolog melalui kenalan, teman, maupun meida, tapi saya belum menemukan. tolong bantu saya pak atas peristiwa yang akan saya ceritakan ini...

Saya seorang ibu muda. saya mengalami hamil diluar nikah 3 tahun lalu. sampai sekarang saya belum juga menikah. pacar saya itu masih bersama saya. kami memang baru serius tahun ini untuk menikah. tapi sebelumnya saya terus disakiti oleh "suami" saya itu. dia pernah 3x mengkhianati saya. tidak gampang memang menerima dia lagi. tapi saya mencintai dia. saya juga tidak ingin anak saya tidak punya ayah.

kami sudah mengenal selama 7 tahun. dalam hubungan kami, selalu saja terjadi perbedaan pandangan, pendapat, dan prinsip. saya sangat tersiksa sekali waktu saya tau dia menyakiti saya. menduakan saya.

sekarang ini, dalam keseriusan, kami merencanakan pernikahan. tapi entah kenapa, dia bilang dia ingin menguji kesabaran saya, dia ingin menguji saya. di matanya saya selalu membuat dia marah. yang katanya saya selalu bantah dia, selalu tidak hormat terhadap saya. dia ingin menguji saya lagi seperti dulu. dia bilang dia ingin saya beri kebebasan. sebelum kami menikah. tentunya dia berjanji tau batasan2 kebebasan itu.dan tetap memegang janjinya.

jujur saya sangat tersiksa sekali..saya sangat takut.. saya takut dia menyakiti saya lagi.. kadang, setiap silang pendapat, emosi saya bisa meledak. saya bahkan menyakiti siri sendiri..jujur saya sangat tersiksa.. saya selalu merasa tidak ada orang yang tulus mencintai saya.. saya suka menangis sendiri mengingat apa yang telah saya alami.

dari 3x perselingkuhan yang "suami" saya lakukan, dibelakangnya, saya berusaha membuat selingkuhannya itu tahu bahwa "suami" saya itu adalah suami saya dan kami telah punya anak. saya selalu diam2 supaya wanita2 itu menjauh dari suami saya.
terakhir itu, adalah hal terparah.. sampai akhirnya saya berusaha untuk ikhlas apapun yang dia lakukan di luar sana.

baru saja suami saya mengungkit kembali, bahwa dia ingin melihat saya sabar dan ikhlas sehingga membuat dia tergerak hatinya dan menyesal telah menyakiti saya.
sedangkan 2 perselingkuhan pertama yang saya coba bermain belakang untuk menghancurkan perselingkuhan itu, suami saya tidak senang melihat saya menjadi wanita seperti itu..

saya menyadari saya telah berubah banyak.. saya menjadi wanita yang berusaha mempertahankan diri saya. kadang timbul rasa benci dan kenangan2 buruk apa yang telah dilakukan suami saya..rasanya saya sudah tidak tahan.. saya bingung harus mencari solusi dimana..kadang saya berpikir sendiri, mengapa saya masih kuat. mengapa saya tidak menjadi gila saja. mengapa saya masih saja bertahan. saya takut saya malah menjadi psikopat.

tolong bantuannya Pak Fudinpang.Terima kasih sebelumnya.. (forum.detik.com)



Jb. saya ikut prihatian ya dengan masalah yang ibu alami sekarang ini....

yang ibu harus tau sekarang ini adalah hidup adalah pilihan dan jalan hidup juga adalah pilihan dan saat ini anda memilih jalan hidup yang seperti ini maka anda harus menerima segala konseksuensi yang ada atau menerima semua kenyaataan hidup yang harus dihadapi.

saat ini anda telah memilih untuk mencintai dengan orang yang anda pilih dan untuk membangun sebuah hubungan itu memerlukan banyak sekali rintangan.. hubungan itu tidak akan saja berjalan lurus namun ada yang berbelok-belok... untuk itu kita perlu banyak melalukan intropeksi untuk memperlancar suatu hubungan itu...

dalam kasus ibu, ibu mempunyai sebuah hubungan dengan seorang yang pria yang kurang setia sedangkan anda tidak mampu melepaskannya karena ibu masih sangat mencintainya,. itu juga adalah pilihan ibu sendiri dan tidak ada yang bisa disalahkan...

kemudian di dalam satu hubungan itu ada yang dinamakan hubungan timbal balik dan jika tidak ada hubungan timbal balik maka salah satunya akan tersiksa dan yang merasa tersiksa itulah yang harus intropeksi karena kita tidak mungkin meminta pasangan kita yang tidak merasa tersiksa untuk berubah karena dia tidak merasa susah.. oleh sebab itulah yang perlu untuk berubah adalah memang ibu.. memang dalam kejadian ini terlihat kurang adil.. namun begitulah dalam suatu hubungan... ada satu yang mengalah dan satu yang berkuasa.. namun memang yang paling baik adalah kedua duanya saling menghargai...

ibu masih mempunyai harapan kok.. yang paling penting adalah sekarang ibu harus bersikap baik terhadap pasangan ibu.. menuruti semua perkataan beliau dan semoga beliau bisa berubah dan tidak tertekan dengan sifat ibu yang mungkin terlalu protektif.... ingat saja.. sebuah hubungan itu juga ada yang dinamakan sebab dan akibat.. kadang kadang kita tidak mengetahui sebabnya dan kita hanya tau akibatnya.. kemungkinan pasangan ibu tidak nyaman dengan ibu maka dia mencari yang lain. itu harus tau juga ada hal seperti itu.. jadi tidak bisa disalahkan semua kepada pihak pasangan ibu.. memang terlihat tidak adil.. tapi begitulah sifat manusia itu... mengertikan ibu..

saat ini saya hanya bisa memberikan semangat kepada ibu supaya ibu jangan terlalu tertekan saja.. ibu harus bisa terlihat nyaman dan enjoy dengan hidup anda dan jangan terlalu terpaku dengan pasangan anda.. memang untuk saat ini pihak ibu yang paling dirugikan. karena ibu telah mempunyai anak dan ibu mengharpkan psangan ibu menikahi anda tapi dia masih ragu ragu dengan anda...

ibu harus merubah diri dengan bersikap santai dan berilah peluang kepada pasangan anda untuk berubah.. jangan bermain teror karena akibatnya akan lebih buruk lagi.. lebih baik biarkan dia untuk menyelesaikan masalahnya dan ibu bersikap sabar dan menurut terhadap semua kehendaknya yang positif tentunya.. ibu masih punya harapan besar kok kalo ibu bisa menangani ini semua dengan lapang dada, tulus dan hati terbuka...

ingat saja tidak ada yang sempurna di dunia ini dan jangan menyimpan dendam dan carilah solusi demi solusi dan banyak orang yang mendukung anda kok termasuk saya.. maju terus dan jangan pernah menyerah dan jangan pernah mengambil jalan kekerasan yang bisa menyebabkan semua suasana tambah kacau.. lebih baik mengalah demi kemenangan.. yakinlah anda bisa mendapatkan kebahagiaan.. tidak ada orang yang selalu sulit di dunia ini asalkan bijaksana dan tau caranya supaya bahagia..

2 komentar:

  1. bagaimana ya cara ngilangin rasa takut yg kurang jelas kurang
    PD,pemalu, sensitif yg luar biasa trus aku mrasa driku pengecut karena aku penakut padahal yang aku takuti itu tidak jelas tolong bri aku solusi agar aku bisa mlanjutkan skripsi aku skarang aku g brani ajukan judul karena aku takut dan pengecut aku juga malu konsultasi kalau banyak orang aku bnci bgt driku yang sprti ini uku mhon solusi.aku bener-bener butuh solusi seandainya ada obatnya diapotek aku akn sgera beli agar aku bisa ngilagin rasa takut,pengecut,pemalu,penunda,pemalas dan rasa sensitifku yang sangat luar biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. apa yg sy rasakan selama ini adalah penolakan istri utk berhubungan intim,.. dgn berbagai alasan,.. maka tdk salah sy melengkapi kebutuhan batin sy dengan yang lain,.. memang secara agama salah,.. karena keterpaksaan sy melakukan itu sy lakukan dgn org lain yg sdh sy kenal lama. kebetulan dia pny masalah keluarga,.. berangkat dr situ sy menemukan kelengkapan kebutuhan batin sy,.. walau secara jujur jika ditanya sy akan mengakui klo sy telah mencari pengganiti kebutuhan hati sy,.. drpd sy ke psk,.. krn sy tdk cuma pelampiasan sex sj,.. krn berbeda agama sy tdk dpt melakukan nikah siri,..
      bukannya apa,.. dgn pribadi sy sebagai laki2 tdk dianggap sebagai pengayom keluarga,.. masak mau berhubungan intim sj sy harus ngemis2,.. tekanan batin sy sebagai laki2 sy menolak,.. jengkel rasanya,.. sdg dgn dia sy tdk usah meminta,.. dgn bahasa tubuh dia sdh tau,.. n tanpa ada paksaan,..
      mukin krn apakah pernikahan sy dengan dia cm kepepet dr pada tdk punya istri n pd wkt itu merasa tmbh umur sj jd ketakutan,.. maka dgn adanya seorang cewek yg kemudian diajak menikah n mau,.. jd tanpa dasar suka yg dalam,..???? salahkah saya dengan dia melakukannya,... krn penolakan2 itu,..?n drpd sy dgn PSK yg cm pelampiasan sj,..

      Hapus