OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Tampilkan postingan dengan label Kepercayaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepercayaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Mei 2012

Kepercayaan yang tidak berlogika

Banyak curhat nih pak,,,

Menyangkup segala aspek kehidupan sbenarnya nih gan dr keluarga, asmara, tujuan hidup, dll.
tapi intinya cuma 1,, pikiran negative, pikiran negative kayaknya sudah mendarah daging d ane gan,, uda coba berbagai cara buat ngilangin pikiran negative ini, tapi hasilnya nihil.

Setiap hari pikiran negative ini selalu berkembang,,
dari mulai ane Taman kanak2 aja ane uda pny pikiran ORTU ga sayang ma ane,, pas ane SD makin gila tuh NETHINKnya ane pny pikiran aneh bukan anak kandung lah,, sampai sempet pny keinginan buat kabur pula,, tapi pas ane SMP ane sadar sebenernya ortu ane sayang bngt ma ane,, sampai sekarang ane nyesel pernah beranggapan seperti itu, tapi gag pernah nyesel buat berpikiran negative.

Dari SMP hingga sekarangpun pikiran negative dulu yg d kedepankan, jadi gag heran kalau aspek asmara kacau, belum pdkt atau pacaran aja udah mikirin hal2 yg negatif,, tentang cewenya lah, keluarganya lah, teman2nya lah, mantan2nya lah,, apalagi klo udah menjalin kasih lebih complicated dah pokoknya sampai muak dah tuh cewek sampai akhrnya kandas.

Dan sekarang ane lagi takut2nya ma pikiran negatif ane gan, ane berpikir sbenernya hidup itu buat apa c,, sekedar bertahan hidup kah, mencari pahala atau materi sbnyk2nya kah, mengejar impian kah, mmpunyai istri cntk dan kturunan yg lucu2 kah, hidup berkecukupan dan harmonis dalam keluarga kah, ato mati dan masuk sorga,,,


MAMPUKAH ANE MEREALISASIKAN ITU SEMUA?


sekali lagi,!!! pikiran negatif ane yg menjawab dulu,,,
sempet stress gr2 mikirin itu gan,, sampai2 timbul pikiran buat apa nunggu semua itu lama-lama klo ujung2nya ga bakal kesampean semua,, mendingan langsung ke tujuan akhr,, yaitu MATI,, walaupun gag masuk surga.
uda sering pikiran2 untuk coba bunuh diri terlintas, tapi cuma pikiran ga sampe ke percobaan,, dan jngn sampe terjadi dah.
tapi mau sampai kpn pikiran2 negatif itu bergentayangan,,? (kaskus.us)


Jb. Pada dasarnya tujuan kehidupan ini adalah mencari kebahagiaan. Untuk mencari kebahagiaan tentunya kita butuh bahagia. Kebahagian adalah merupakan kumpulan dari perasan tenang, pemikiran yang positif, rela/iklas dan menerima kenyataan hidup ini.

Jika kita tidak mampu bersikap tenang dan selalu bergejolak dan tidak mampu berpikiran positif atau logika maka hidup kita akan selalu dihantui oleh perasaan yang tidak nyaman dan tentunya tidak bahagia.

Cobalah ganti mindset anda segera mungkin. Ubalah pola pikir anda agar dapat memandang hidup ini adalah sebuah tempat yang indah, berpikiran bahwa segala semua tempat di hidup anda adalah realitas sehingga anda dapat menjalani kehidupan ini dengan real dan berlogika. Pikiran negatif hanya merupakan pemikiran anda sendiri dan menghancurkan seluruh askep kehidupan anda. Untuk menghindari dari pemikiran negatif adalah dengan jauhi kecurigaan yang berlebihan, kepercayaan terhadap sesuatu yang tidak berlogika dan hiduplah dengan keyakinan diri dan kuat mental

Selasa, 09 Agustus 2011

Cara Mengembalikan Kepercayaan Seseorang

Gimana cara mengembalikan kepercayaan seseorang? (forumm.wgaul.com)

Jb. Dengan bersikap positif, kurangi kecurigaan yang berlebihan, terbuka terhadap orang lain, berhati-hati dan wasapada secukupnya, tidak mudah dilukai sama orang lain.

Kenali permasalahan anda terlebih dahulu, kemudian anda bersikap iklas untuk memaklumi setiap permasalahan anda sehingga kepercayaan diri anda akan tumbuh kembali.

Rabu, 14 April 2010

Krisis Kepercayaan diri terhadap orang lain

Numpang konsultasi ya kak psikolog...

masalah saya, maaf ya panjang, harap bersabar membacanya]Sebenarnya masalah kejiwaan saya banyak sekali. Malah rasanya mungkin saja kalo sebenarnya saya sudah mengalami *gangguan*.
Beberapa orang melihat gw memiliki gangguan isi pikiran paranoid + gangguan kecemasan (ini bahasa psikiatrinya).
Intinya gw sulit melihat ketulusan seseorang. Mungkin itu disebabkan gw sering sekali dikecewakan dalam berbagai pertemanan di masa lalu.
Dulu pernah berteman sama seseorang sampai cukup dekat, tapi begitu dia *nembak* dan gw tolak, dia kecewanya minta ampun, sampai2 bicara sama gw pun dia tidak mau lagi.
Naik tingkat, gw pernah berteman akrab lagi sama 1 teman. Sampai akhirnya terbukti jelas2 dia memanfaatkan gw sebagai temannya, gw pun memutuskan hubungan sama dia.
Begitu masuk kul, gw susah sekali berteman dekat dengan siapapun. Rasanya semua orang yg mau mendekati gw itu ada maunya. Dan memang 90% itu benar. Kalau ada acara, gw tidak pernah diundang. Tapi kalo udah mau ujian, buru2lah semua minjem catatan gw. Makanya gw agak2 gak rela... di situlah awal mula gw dicap pelit sama teman2.
Pas tahun terakhir kul, gw dikhianati habis2an sama beberapa orang teman sekelompok. Sampai2 gw dipermalukan di satu jurusan. Dari situ gw semakin parah, semakin tidak bisa menerima ketulusan orang... Gw selalu melihat semuanya *ada udang di balik batu*. Walaupun dasarnya gw senang membantu orang, tapi isi pikiran ini bener2 menghambat gw mengeluarkan sifat gw yg sebenarnya, karena gw selalu merasa dimanfaatkan. Gw pun menjadi minder karena sudah dipermalukan seperti itu.
Sampai sekarang, semua ajakan pesta, semua ajakan reuni, gw tolak... karena gw merasa tidak ada gunanya acara kumpul2 seperti itu, ujung2nya gw juga yg dimanfaatkan. Belum lagi ditambah (oops, ini beda lagi) gw selalu merasa minder/jelek. Terlebih gw minder karena sampe kini masih single.
Hal ini semakin diperparah, semua ajakan chat dari teman2 kul dulu selalu gw tolak dengan berbagai alibi. Gw merasa takut sekali dimanfaatkan, entah bagaimana caranya, gw yakin gw akan dimanfaatkan lagi, dan lagi. Kalo bukan, yah, paling2 dikhianati teman lagi. Dan memang gw baru dengar, kalo baru2 ini (kejadiannya bulan Januari), gw baru saja difitnah malakin duit teman2 waktu akhir kuliah dulu. Pelakunya tak lain adalah teman yg dulunya sering chatting sama gw di YM.

Dari cerita yg panjang itu, yang ingin saya tanyakan:
1. Adakah yg bisa saya lakukan untuk mengatasi kondisi ini?
2. Kira2 mengapa yah orang2 suka memanfaatkan saya? Apa yang harus saya lakukan agar orang tidak lagi suka memanfaatkan saya?
3. Adakah cara untuk meningkatkan pede supaya setidaknya saya tidak terlalu minder dan negative-thinking terhadap diri sendiri?

Terima kasih banyak ya kak psikolog (indowebster.web.id)

Jb.

1. kemungkinan anda telah mengalami krisis kepercayaan terhadap orang lain dan bukan anda mengalami gangguan kepribadian paranoid (paranoid itu ditujukan kepada orang yang mempunyai gangguan kejiwaan), namun anda hanya sekedar trauma saja.. jika anda ingin sembuh dari trauma maka anda harus belajar untuk menghilangkan trauma tersebut.. saya pikir dunia ini memang agak keras dan jika kita bisa menangani dengan baik maka kita sulit untuk selamat karena di dunia ini sangat banyak dipenuhi oleh orang yang penuh dengan kebodohan batinya, seperti keinginan untuk mencelakakan orang lain, keinginan untuk menipu orang lain.. oleh sebab itu kita harus bijaksana dan bisa memilih-milih mana yang benar dan mana yang salah.

saran saya untuk mengatasi masalah anda adalah anda harus bersikap lebih bijaksana dalam memilih kawan dan bisa belajar dari pengalaman dan tidak membuat dan menjalankan kesalahan yang sama atau untuk kedua kalinya, anda harus mempunyai prinsip yang kuat juga agar tidak mudah percaya kepada ucapan orang lain dan anda juga harus bersikap fleksibel dalam menjalani kehidupan sosial ini.. yang artinya anda harus mengunakan topeng (mekanisme pertahanan diri) juga namun tidak berlebihan ya.. anda harus bisa melindungi diri anda dan jangan terlalu menanamkan kepercayaan yang tinggi kepada orang lain dan jangan juga mempunyai krisis kepercayaan terhadap orang lain. anda harus bisa memilah-milih mana yang baik terhadap diri anda dan baik untuk orang yang disamping anda dan mana yang terbaik untuk semua orang...

2. seseorang yang ingin memanfaat kita karena bisa saja kita lalai dalam melakukan sesuatu seperti ada pepatah mengatakan dimana ada kesempatan maka kemungkinan kejahatan akan terjadi.. anda harus bersikap lebih teliti dan dewasa dalam sebuah penilaian.. jika anda tidak ingin dimanfaatkan oleh orang lain maka anda harus menciptakan suatu kondisi dimana orang tersebut tidak mempunyai kesempatan untuk memanfaatkan anda.

3. untuk menghilangkan kecurigaan terhadap diri anda maka anda harus memperbaiki citra diri anda sendiri, yaitu anda harus merasa diri anda adalah orang yang berguna, orang yang mampu dan orang yang hebat. anda harus berhenti untuk mengangap enteng kemampuan diri anda.. anda harus bersikap terbuka terhadap dunia ini, yaitu anda harus bisa memandang bahwa anda sama dengan orang lain.. mengapa orang lain bisa kenapa saya tidak bisa.. tingkatlah kepercayaan diri anda dan jangan membuat penilain yang buruk karena tidak memiliki alasan yang tepat.. setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan yang unik.. tidak ada orang yang sempurna.