OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Tampilkan postingan dengan label Pertemanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertemanan. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2011

Tidak cocok dalam pertemanan

Mau curhat...

Saya lagi kesel banget dan hampir bisa dibilang benci sama orang2 yg selama ini biasanya menyebut dirinya sebagai teman2 saya. Untuk kali ini saya jadi ragu untuk menyebut mereka teman. Jadi gini intinya saya baru sadar kalau selama ini mereka cuma butuh saya saat mereka perlu dan mereka itu tidak benar2 peduli pada saya dan tidak ragu untuk meninggalkan saya sendirian. Dan saya juga baru sadar kalo selama ini saya udah sering ngalah dan saya yang paling tersabar diantara mereka. Saya bisa bilang begitu karena selama ini kalo mereka buat saya kesal selalu saya simpan dalam hati dan perlahan maafin mereka karena kalo saya ungkapkan mereka pasti ga bisa terima dan nanti akan ribut jadinya. Semakin lama berteman dgn mereka bukannya tambah saling paham antar masing2 tapi saya malah merasa tidak cocok dgn mereka. Apa saya harus bertahan berteman dgn mereka atau perlahan melepaskan diri dari mereka dan mencari orang2 lain yg benar2 bisa disebut sbg teman? (lautanindonesia.com)

Jb. Cobalah anda cari tahu apa kelemahan dalam diri anda sehingga membuat teman anda bersikap negatif terhadap anda. Jika anda telah mengetahuinya, maka cobalah untuk memperbaikinya. Jika memang teman anda masih tetap tidak menyukai anda atau mendukung anda, maka tinggalkan mereka karena kemungkinan besar mereka bukanlah teman yang cocok atau sama prinsip dengan anda. Carilah teman yang sama prinsip dan kebaikan dengan anda.

Rabu, 28 September 2011

Mengubah Kepribadian

saya seseorang yang berumur 21 thn
sampai saat ini saya tak memiliki banyak teman
ada yang bilang saya terlalu banyak ngomong hal yang ngga penting,
sering saya berbicara suatu hal tapi ngga nyambung hasilnya.

bagaimana kah menjadi saya yang seharusnya supaya saya nantinya bisa memiliki banyak teman...
apakah saya harus jadi orang yang pendiam atau gimana???

tolong solusi dan bantuanya..

tambahan : pada awalnya bagi saya muda untuk mengajak kenalan atau sebagainya,
tapi pada waktu berjalan sulit bagi saya untuk berkomunikasi (indowebster.web.id)

Jb. Saya kira anda tidak perlu merubah kepribadian anda, karena setiap kepribadian mempunyai keunikan masing-masing dan sebuah sifat bawaan manusia juga sangat sulit untuk diubah lagi.

Anda cuman perlu berusaha untuk belajar lebih mematangkan kepribadian anda. Ketika anda mengetahui dimana kesalahan anda, maka cobalah ubahlah sikap tersebut. Anda boleh bertanya kepada teman anda atau keluarga anda dimana kepribadian anda yang kurang menyenangkan, sehingga anda bisa mengubah diri supaya lebih baik lagi.

Dalam sebuah hubungan sosial, kita memang perlu beradaptasi kepribadian kita dengan kepribadian kelompok atau teman kita. ada sebagaian kelompok yang kurang bisa menerima kepribadian kita, maka kita perlu menggunakan topeng sosial untuk beradaptasi terhadap kelompok tersebut, namun janganlah berlebihan karena itu akan menjadi bukan pribadi anda lagi. Sebaiknya anda bisa menyeimbangkan dan mengetahui mana situasi dan kondisi sehingga anda dapat berlaku sesuai dengan hal tersebut.

Senin, 20 Juni 2011

Cara Memasuki Zona Kenyamanan pada Interaksi Sosial

aku punya masalah sama interaksi sosial nie, , aku merasa nyaman jika aku merasa dalam kesendirian. . Diam. . Tanpa banyak bicara. .
Namun disisi lain aku tw penting qrax qu brinteraksi sosial dgn lingkungan, , dan g nyaman juga jika orang lain mmandang qu sperti orang yg mnyisihkn dri. .
Aku tw juga salah satu faktor ksuksesan adlh mmiliki ESQ yg baik,
gmana y sbaikx? Aku hrus brubah dr zona qu skrng tp aku mrasa g nyaman ato ttp dgn zona ku skrng krn aku merasa nyaman dgn drku. (indonesiaindonesia.com)

Jb.Intinya anda perlu menyeimbangkan antara kepribadian anda dengan kondisi sosial. Dalam memasuki kondisi sosial atau interaksi sosial maka kita perlu menggunakan topeng sosial. Anda cukup perlu membedakan dimana kepribadian anda ketika anda berada dalam kondisi pekerjaan, kondisi sosial, kondisi keluarga, dsb.

Ketika anda memasuki zona interaksi sosial, maka anda dapat menggunakan topeng sosial yang diharapkan menjadi orang yang terbuka, peduli, peka, dsb, namun anda harus dapat juga mengenali bagaimana kepribadian masing masing manusia, sehingga anda lebih mudah memasuki zona pertemanan dan beradaptasi dengan kelompok anda.

Senin, 28 Februari 2011

Pacar masih berteman dengan Mantanya

Bapak psikolog. . .
Saya mau sedikit bercurhat
Saya mempunyai pacar dan kami sudah pacaran lebih dari satu tahun, aku sangat mencintai dia. d awal saya pacaran saya hampir menyerah karena mantanya yang masih sering main dan berkunjung rumahnya, cwe saya punya mantan yg deket sekali dengan orang tuanya, sudah sering saya melihat mantannya saya akrab dgn orang tuanya, dri yg ngurusin pendaftaran kuliahny, dpercaya bapaknya nganterin k bandara, betulin mobilnya dan banyak lagi. ada hal yg membuat saya bener2 sakit hati banget, waktu itu cwe saya kakaknya ultah dan drayakan d anyer dengan mengundang tmen2 dri kakaknya dan tmen2 sekolah SMA saya dan cwe dan kebetulan saya dan cwe saya satu sekolah. Pas ultah mantanya d undang oleh keluarganya itu bener2 hari menyakitkan buat saya dan agak bisa dlupakan smpe sekarang, mantanya menyupiri mobil orang tuanya dan d dalamnya ada ibu dan bapaknya memang kebetulan pas k anyer orang tuanya menyewa bus dan kebetulan saya ikut rombongan bus.masih banyak lagi dan mengkin itu hanya segelintir curhat sya, Bener2 menyakitkan smpe sekarang sunguuh akrab sekali mereka.
Toolong saraNya (forum.detik.com)

Jb. Cukup rumit mengenai permasalah percintaan anda karena anda sepertinya tidak memiliki posisi atau kedudukan yang baik dan anda juga cukup dilema karena persahabatan pasangan anda dengan mantanya juga telah direstui oleh orang tua mereka.

Jadi menurut saya, sebaiknya anda mengambil sikap yang bijaksana, yaitu katakan kepada pasangan anda agar tidak terlalu dekat terhadap mantan pacaranya karena kemungkinan besar cinta lama akan bersemi kembali dan konsekuensinya dapat membuat hubungan kalian berdua menjadi rumit. Jika ia mau mendengarkan anda itu adalah baik dan berikan ia waktu dan kesadaran untuk berubah dan jika ia tidak mau mendengarkan anda, maka anda harus dapat berlapang dada atau mengambil keputusan untuk menjauhi pasangan anda demi kesehatan jiwa anda.