OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Tampilkan postingan dengan label Suami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suami. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Agustus 2011

Problem Solving Kurang Baik

Pak, ane pny sodara nih..
kebetulan dia cewe yang dah sukses ma usahanya..
masalahnnya dia pny suami, kgk kerja.. jd ma sodara aqn si suami di beri kegiatan usaha kecil2 lan lah..

tp ternyata, si suaminnya tu kok g ada inisiatif tuk ngembangin n jalanin usaha dengan sunguh2 y?
kl ada masalah apa2, tu suami lngsung lari ke istrinya minta bantua...

gmn itu? (bluefame.com)

Jb. Kemungkinan besar suaminya kurang pandai dalam memanage usahanya atau mempunyai problem solving yang kurang baik sehingga sulit untuk mengambil keputusan atau menjalani sesuatu dengan baik. Istrinya dapat membantunya dan mengajarinya sehingga sang suami dapat belajar secara perlahan lahan dalam mengelola usahanya.

Senin, 28 Februari 2011

Rumah Tangga di ambang Penceraian

Dear Bapak psikolog, saya mau minta sarannya nih. Kayaknya saya merasa sekarang ini pernikahan saya semakin dalam masalah. Sekarang ini saya merasa suami makin betul2 berbeda. Kami sudah menikah 5 tahun dan punya seorang malaikat mungil berumur 1.5 tahun. Sebenarnya sudah banyak saran dari teman dari dulu untuk meninggalkan dirinya, karena melihat sikapnya yg kadang2 sangat tidak bertanggung jawab dan suka selingkuh. Bisa saja dia tidak pulang berhari2 padahal saat itu saya sedang sakit, sampai kadang teman saya yg membantu menolong keadaan kami saat itu. Semua uang maunya di bawa oleh dirinya, malah kadang dia tidak pernah ingat untuk meninggalkan uang untuk beli beras ataupun kebutuhan sehari2. Bahkan pernah sewaktu waktu saya minta tolong untuk di antarkan kerumah sakit demi sikecil,dia lebih memilih ke pesta ulang tahun pacar temannya, karena gak enak hati alasannya saat itu. Sekarang di tambah dia jadi pencemburu yang berlebihan kepada saya, sampai menurut saya dia cemburu ke orang yg sangat tidak masuk akal buat di cemburui. Dan berbicara sangat kasar kepada saya. Selain itu sekarang, dia jadi pemarah, entahlah, apa2 semua menjadi salah saya, sampai hal kecil pun bisa bikin dia berkata kasar di depan orang lain. Kadang teman2 menjadi gemes ke saya, karena saya tidak pernah komplein atau membantah apa yg di perbuat suami. Sebenarnya dulu waktu awal2 saya selalu berusaha bertanya jika ada sesuatu yg tidak cocok menurut saya, tapi suami bisa marah2 sampai saya malu dengan tetangga. Lama2 saya sudah males untuk berantem, jadi saya diamkan aja apa yg dia mau sesukanya. Sempat saya tanyakan apa masalahnya sebenarnya, memang dari dulu suami saya sangat susah untuk di ajak diskusi, biasanya dia hanya mendiamkan saja suatu masalah dan tiba2 merasa baikan lagi. Kadangkala saya malah tidak tau salah saya di bagian yg mana. Anehnya lagi kalo di depan keluarganya dia begitu manis, karena saya juga tidak pernah menjelekkan tentang semua sikapnya selama ini di depan keluarga. Sekarang ini, rasanya saya sudah tidak tahan atas semua sikapnya, dari dulu sangat berpantang bagi saya untuk mengucapkan kata cerai. Tapi saya merasa makin hari dia makin tidak menghargai kami. Dia bisa pergi berpesta dan mabuk2an tanpa peduli apakah kami makan, sehat atau baik2 saja. Dan ketika pulang pun dia hanya tidur tanpa mau di ganggu dan pergi lagi. Yang saya pikirkan sekarang apa kata keluarga kalo saya pingin berpisah darinya, saya sangat malu untuk membongkar ini semua. Apalagi kata berpisah ini akan terucap dari ke inginan saya. Mohon sarannya... (forum.detik.com)

Jb. Sebaiknya anda berdua segera untuk berkunjung kepada seorang ahli psikologi atau psikolog untuk mengetahui bagaimana perbedaan diantara kalian berdua, apa yang telah terjadi pada pernikahan anda berdua atau apa yang ada salah dari kedua sikap kalian berdua. Carilah solusi demi solusi dan jangan mengatakan perceraian apabila segala sesuatu masih bisa diubah.

Saran saya adalah cobalah anda bertobat dan meminta pertolongan selalu kepada Yang Maha Kuasa. Jika anda bisa bertobat maka otamatis suami anda juga akan dapat bertobat. Perbanyaklah berbuat kebajikan melalui perbuatan, ucapan dan pikiran. Ingat pepatah yang mengatakan bahwa apa yang kita perbuat adalah apa yang kita terima. Kemungkinan anda pernah berbuat salah sehingga anda mendapatkan penerimaan yang seperti ini dan membuat anda tidak berbahagia.

Benahi diri anda sebaik mungkin dan carilah solusi dari pihak ketiga yang profesional untuk membantu anda menyelesaikan sedikit demi sedikit permasalahan anda dan janganlah mengambil keputusan yang kurang baik dan dapat membuat anda menyesal untuk di kemudian hari. Tetaplah bertahan dan yakinlah segala sesuatu akan berubah.

Senin, 24 Januari 2011

Suami minta Poligami

Met malem mas fudinpang, curhat maslh rumahtangga leh yah, gni udh 2 buln mbah n swami nggak tinggal 1 atap lg. swami d surabaya n mbah d pasuruan, dulu alasan pindah krn bayi mbah ni sakit n butuh tmpt yg lbh legaan, sakit udh sembuh ttp ma swami dlarang balik k surabaya alasannya lg adh konflik dgn sodara (mbah n swami msh PMI pondok mertua indah, jd sering bgt ktemu ma sodara" swami n sering konflik). mbah rela jh nggak tinggal deket ma swami klo swami minta, tp ni swami kok cuman dtg ngasi duid blanja, klo pun adh wkt pasti cumn nginep semalem pagi" brkt lg k surabaya itu pun malem ada tengkar n bikin nangis bis tu di ...... . baru" ni swami minta ijin nikah lg. dulu mbah pnh bilang ngijinin dy nikah lg klo dy sanggup ngasi rumah brikut isinya lengkap, sanggup adil dlm smua hal. bgtu diingetin malah ngatain mbah tu matre k duniawian, poligammi tu ibadah,dll.hmmm....mbah stress mas. swami lum mandiri kok minta nikah lagi. (Bluefame.com)

Jb. Saya ikut simpati atas perhatian yang ibu alami. Begitulah hidup bu, kita tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi di kemdian hari atau cobaan apa yang harus kita terima. Sebagai manusia biasa, kita hanya mampu berpasrah terhadap perjalanan hidup kita atau serahkan kepada Yang Maha Kuasa. Cobalah anda banyak melakukan kebajikan, melakukan amal ibadah, merubah sifat anda yang kurang baik sehingga perjalanan hidup anda akan menjadi lebih baik lagi.

Mengenai permasalahan bersama suami anda tersebut, cobalah anda berkonsultasi dengan orang-orang terdekat anda dan terdekat belum sebelum anda mengambil keputusan. Jika anda telah mempunyai keputusan juga cobalah konsultasi sebaik-baiknya terhadap suami anda, cobalah anda berdua segera berkonsultasi dengan seorang psikolog untuk mendapatkan masukan atau seorang ahli agama. Janganlah terlalu gegabah dalam mengambil keputusan, sebelum semua telah jelas. Jika memang keputusan telah diambil secara mutlak, maka berusahalah merelakan dan menerima semua kenyataan hidup ini dan kembali menyongsong kehidupan dengan lebih baik lagi.

Senin, 23 Agustus 2010

Tekanan hidup dari suami

ayahku sudah menelantarkan kami sejak saya berumur 11tahun saya uda kerja buat biayain diri sendiri hingga menikah,setelah nikah tiba2 dia muncul mau pinjam duit buat istri mudanya,karna saya mank gak punya ya saya katakan gak ada

tapi dianya malah marah besar dan bilang saya anak durhaka,saat itu saya masih bisa terima,klo kebetulan dia kejakarta saya selalu kasi uang semampu saya,saya benci dia semenjak adik saya minta ijin buat istirahat sakit dirumahnya dikampung tapi gak di ijinin,itu yg buat saya kesal,seandainya dia ijinin adik saya hingga hari ini mungkin masih hidup

ditambah lagi tekanan suami yg selalu menuntut saya hamil,pdahal uda sama2 kedokter hasilnya ama2 bagus tapi mgkn blom waktunya,tapi suami saya tak mau mengerti dan selalu mengatakan saya pembawa sial,rasanya hidup saya benar2 berat...

punya suami yg suka judi,tempramental,gak bisa diajak ngomong,egois,segala yg dia omongin adalah benar,apapun yg kita bilang selalu salah,berapa kali rasanya saya mau bunuh diri,tapi saya masih sadar sehingga tidak melakukannya...

saya benar2 binggung apakah saya lebih baik cerai? (forum.kafegaul.com)

Jb. Saya ikut prihatin dengan keadaan dimana kebahagiaan anda tidak didukung oleh orang tua anda dan suami anda.

Sebuah penceraian dan pernikahan adalah sebuah pilihan dan keputusan besar. sebelum anda mengambil langkah itu maka pikirkanlah matang matang karena jika kita salah langkah maka bisa menyakiti banyak orang terutama orang-orang yang dekat dengan anda (keluarga anda) dan begitu juga terhadap pandangan sosial, teman, agama, lingkungan, dsb. Saya tidak bisa memberikan anda keputusan apapun dan pikirlah sebaik-baiknya dan tanyalah solusi kepada banyak orang sebelum anda mengambil keputusan dan anda sendirilah yang mengambil keputusan anda..

Jika ingin meminta saran saya, maka saya tidak menyarankan anda untuk bercerai dan dimanapun sebuah pernikahan telah terjadi maka carilah solusi sampai menemukan titik terang/pencerahan.. jika anda tidak bisa memberikan penerangan kepada suami anda, maka cobalah bawalah suami anda kepada seorang ahli psikologi atau ahli agama untuk berkonsultasi. setidaknya suami anda bisa menerima anda dan tidak menyudutkan anda yang belum memiliki keturunan..

cobalah berusaha sekuat-kuatnya dan tetaplah bersabar dan menerima kenyataan hidup ini sebaik-baiknya dan tetap positif thinking yang artinya masa depan tetap ada di depan dan masih digapai dan anda pasti akan bahagia.. carilah juga kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang membuat anda nyaman dan janganlah berpikirlah untuk bunuh diri yang bisa menyakiti banyak orang.

Senin, 09 Agustus 2010

Takut ditinggal suami

aq thu minder bnget bhkan ama suami sndiri slain itu q jga cemburuan.gmana donk? aq tkut khlangn krna msa lalu q slalu dtinggalin ma cowok (bluefame.com)

Jb. Cobalah cari tau mengapa anda minder dengan suami anda sehingga anda mengetahui solusi apa yang harus anda ambil. sebagai contoh anda merasa bahwa suami anda tidak menyukai bentuk badan anda maka anda bisa mengambil solusi untuk memperindah bentuk badan anda, kemudian rasa cemburu memang adalah sebuah perbuatan yang negatif dan bisa memicu pertengkaran karena kita belum mengetahui seluk beluk permasalahannya seperti apa, anda hanya dikuasai oleh sifat ego anda dengan mempunyai sifat cemburu, maka setelah anda mengetahui hal tersebut maka berusahalah untuk mengesampingkan rasa cemburu anda dan bersikap lebih optimis dan percaya diri agar kelak anda bisa mencari seorang yang lebih sempurna di mata suami anda..

Senin, 04 Januari 2010

Suami Selingkuh

Pak Fudinpang, jika anda benar seorang Psikolog, dapatkah anda membantu saya mencari solusi atas permasalahn yang tengah saya hadapi.saya telah mencoba mencari seorang Psikolog melalui kenalan, teman, maupun meida, tapi saya belum menemukan. tolong bantu saya pak atas peristiwa yang akan saya ceritakan ini...

Saya seorang ibu muda. saya mengalami hamil diluar nikah 3 tahun lalu. sampai sekarang saya belum juga menikah. pacar saya itu masih bersama saya. kami memang baru serius tahun ini untuk menikah. tapi sebelumnya saya terus disakiti oleh "suami" saya itu. dia pernah 3x mengkhianati saya. tidak gampang memang menerima dia lagi. tapi saya mencintai dia. saya juga tidak ingin anak saya tidak punya ayah.

kami sudah mengenal selama 7 tahun. dalam hubungan kami, selalu saja terjadi perbedaan pandangan, pendapat, dan prinsip. saya sangat tersiksa sekali waktu saya tau dia menyakiti saya. menduakan saya.

sekarang ini, dalam keseriusan, kami merencanakan pernikahan. tapi entah kenapa, dia bilang dia ingin menguji kesabaran saya, dia ingin menguji saya. di matanya saya selalu membuat dia marah. yang katanya saya selalu bantah dia, selalu tidak hormat terhadap saya. dia ingin menguji saya lagi seperti dulu. dia bilang dia ingin saya beri kebebasan. sebelum kami menikah. tentunya dia berjanji tau batasan2 kebebasan itu.dan tetap memegang janjinya.

jujur saya sangat tersiksa sekali..saya sangat takut.. saya takut dia menyakiti saya lagi.. kadang, setiap silang pendapat, emosi saya bisa meledak. saya bahkan menyakiti siri sendiri..jujur saya sangat tersiksa.. saya selalu merasa tidak ada orang yang tulus mencintai saya.. saya suka menangis sendiri mengingat apa yang telah saya alami.

dari 3x perselingkuhan yang "suami" saya lakukan, dibelakangnya, saya berusaha membuat selingkuhannya itu tahu bahwa "suami" saya itu adalah suami saya dan kami telah punya anak. saya selalu diam2 supaya wanita2 itu menjauh dari suami saya.
terakhir itu, adalah hal terparah.. sampai akhirnya saya berusaha untuk ikhlas apapun yang dia lakukan di luar sana.

baru saja suami saya mengungkit kembali, bahwa dia ingin melihat saya sabar dan ikhlas sehingga membuat dia tergerak hatinya dan menyesal telah menyakiti saya.
sedangkan 2 perselingkuhan pertama yang saya coba bermain belakang untuk menghancurkan perselingkuhan itu, suami saya tidak senang melihat saya menjadi wanita seperti itu..

saya menyadari saya telah berubah banyak.. saya menjadi wanita yang berusaha mempertahankan diri saya. kadang timbul rasa benci dan kenangan2 buruk apa yang telah dilakukan suami saya..rasanya saya sudah tidak tahan.. saya bingung harus mencari solusi dimana..kadang saya berpikir sendiri, mengapa saya masih kuat. mengapa saya tidak menjadi gila saja. mengapa saya masih saja bertahan. saya takut saya malah menjadi psikopat.

tolong bantuannya Pak Fudinpang.Terima kasih sebelumnya.. (forum.detik.com)



Jb. saya ikut prihatian ya dengan masalah yang ibu alami sekarang ini....

yang ibu harus tau sekarang ini adalah hidup adalah pilihan dan jalan hidup juga adalah pilihan dan saat ini anda memilih jalan hidup yang seperti ini maka anda harus menerima segala konseksuensi yang ada atau menerima semua kenyaataan hidup yang harus dihadapi.

saat ini anda telah memilih untuk mencintai dengan orang yang anda pilih dan untuk membangun sebuah hubungan itu memerlukan banyak sekali rintangan.. hubungan itu tidak akan saja berjalan lurus namun ada yang berbelok-belok... untuk itu kita perlu banyak melalukan intropeksi untuk memperlancar suatu hubungan itu...

dalam kasus ibu, ibu mempunyai sebuah hubungan dengan seorang yang pria yang kurang setia sedangkan anda tidak mampu melepaskannya karena ibu masih sangat mencintainya,. itu juga adalah pilihan ibu sendiri dan tidak ada yang bisa disalahkan...

kemudian di dalam satu hubungan itu ada yang dinamakan hubungan timbal balik dan jika tidak ada hubungan timbal balik maka salah satunya akan tersiksa dan yang merasa tersiksa itulah yang harus intropeksi karena kita tidak mungkin meminta pasangan kita yang tidak merasa tersiksa untuk berubah karena dia tidak merasa susah.. oleh sebab itulah yang perlu untuk berubah adalah memang ibu.. memang dalam kejadian ini terlihat kurang adil.. namun begitulah dalam suatu hubungan... ada satu yang mengalah dan satu yang berkuasa.. namun memang yang paling baik adalah kedua duanya saling menghargai...

ibu masih mempunyai harapan kok.. yang paling penting adalah sekarang ibu harus bersikap baik terhadap pasangan ibu.. menuruti semua perkataan beliau dan semoga beliau bisa berubah dan tidak tertekan dengan sifat ibu yang mungkin terlalu protektif.... ingat saja.. sebuah hubungan itu juga ada yang dinamakan sebab dan akibat.. kadang kadang kita tidak mengetahui sebabnya dan kita hanya tau akibatnya.. kemungkinan pasangan ibu tidak nyaman dengan ibu maka dia mencari yang lain. itu harus tau juga ada hal seperti itu.. jadi tidak bisa disalahkan semua kepada pihak pasangan ibu.. memang terlihat tidak adil.. tapi begitulah sifat manusia itu... mengertikan ibu..

saat ini saya hanya bisa memberikan semangat kepada ibu supaya ibu jangan terlalu tertekan saja.. ibu harus bisa terlihat nyaman dan enjoy dengan hidup anda dan jangan terlalu terpaku dengan pasangan anda.. memang untuk saat ini pihak ibu yang paling dirugikan. karena ibu telah mempunyai anak dan ibu mengharpkan psangan ibu menikahi anda tapi dia masih ragu ragu dengan anda...

ibu harus merubah diri dengan bersikap santai dan berilah peluang kepada pasangan anda untuk berubah.. jangan bermain teror karena akibatnya akan lebih buruk lagi.. lebih baik biarkan dia untuk menyelesaikan masalahnya dan ibu bersikap sabar dan menurut terhadap semua kehendaknya yang positif tentunya.. ibu masih punya harapan besar kok kalo ibu bisa menangani ini semua dengan lapang dada, tulus dan hati terbuka...

ingat saja tidak ada yang sempurna di dunia ini dan jangan menyimpan dendam dan carilah solusi demi solusi dan banyak orang yang mendukung anda kok termasuk saya.. maju terus dan jangan pernah menyerah dan jangan pernah mengambil jalan kekerasan yang bisa menyebabkan semua suasana tambah kacau.. lebih baik mengalah demi kemenangan.. yakinlah anda bisa mendapatkan kebahagiaan.. tidak ada orang yang selalu sulit di dunia ini asalkan bijaksana dan tau caranya supaya bahagia..

Jumat, 25 Desember 2009

Mana lebih Bahagia ?

orang manakah yg lebih bahagia ?
1. yg nikah
2. yg tidak nikah
3. yg nikah dan mendaptkan isteri/suami super cantik/ganteng
4. yg memiliki banyak isteri
5. yg memiliki banyak isteri dan banyak anak



Jb. ukuran bahagia memang sangat sujektif dan tergantung oleh pribadi masing masing. ada yang mengatakan punya rumah adalah bahagia. ada yang mengatakan punya keluarga rumah tangga adalah cukup bahagia adapula sebaliknya yang mengatakan tidak punya rumah tanga belum tentu saya tidak bisa menjalani hidup dengan baik dan tidak bahagia. dsb

yang menikah tentunya mempunyai pedamping hidup, masing masing punya kelebihan dan kekurangan dalam hidup ini.. yang berkeluarga mempunyai pedndamping namun banyak konflik di dalamnya dan yang tidak menikah mungkin kesepian namun tidak banyak terjadi pertikaian dalam hidupnya ,

cantik dan jelek juga sangat subjektif loch., namun memang yang cantik dan ganteng agak sulit ditaklukkan karena dia mempunyai satu kelebihan disitu dan banyak pengemarnya namun semua tergantung pribadi masing masing... tergantung juga seberapa besar cintanya dan tidak ada paksaan dalam bercinta dan tidak banyak cekcok dalam rumah tangga. tidak semua orang cantik dan ganteng itu tidak setia., ya bukan ..

yang memiliki banyak istri tentunya menbuat jiwa seseorang menjadi tidak tenang, soalnya ia harus membagi waktunya, perhatiannya kepada banyak orang. ttapi bagi yang bisa handle dan tidak mudah tertekan mungkin bisa menjalani itu semua...

yang memiliki banyak anak, tentunya memiliki banyak keterikatan dan banyak tanggung jawab hidup... semua itu adlah jalan yang dipilih oleh masing masing orang. semua ada kelebihan dan kekurangan