OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Tampilkan postingan dengan label Saudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saudara. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 September 2010

Teror sms dari saudara

saya mahasiswa psikologi. saya sedang memiliki masalah keluarga. abg saya berusia 24 tahun dalam kurun setahun ini sudah 3 x mengirimkan sms ya berbau pornografi ke sodara-sodara saya yang sudah menikah. mereka wanita. dan sepupu saya. saya harus melakukan apa. sedangkan saya belajar tentang itu. tetapi pada kenyataanya saya tidak siap untuk menerimanya. begitu pun dgn keluarga saya. terimakasih pak (kaskus.us)

Jb. sebaiknya anda bertanya kepada abang anda bahwa apakah motifnya untuk berbuat demikian dan bersamanya mencari solusi dan bukan dengan cara/pengungkapan yang negatif. jika memang ada masalah kejiwaan atau kesehatan jiwa bisa membawanya kepada seorang psikolog.

Nah, anda seorang mahasiswa psikolog jika bisa membantunya mencari solusi maka berbuatlah sebaik mungkin dan jika tidak dapat membantunya mencari solusi kemungkinan harus memerlukan pihak ketiga.

Rabu, 28 April 2010

Saudara Ipar yang Kurang Baik

pak,, saya punya seorang kaka kandung yang menikah dengan laki-laki yang membenci keluarga kami. Suami dari kaka saya ini selalu merendahkan keluarga kami. Memang untuk saat ini dia sudah di 'atas'. tapi sebagai seorang yang percaya Tuhan palagi rajin beribadah, hal itu tidak etis. Sebelum mereka menikah, suami kakak saya ini sangat sopan sekali. Orang tua saya sangat percaya akan pilihan kakak saya, Kami bahkan tidak memandang jenjang ekonomi yang jauh antara keluarga saya dan dia (saat itu kami lebih berkecukupan dari dia). sikapnya mulai berubah arogan setelah mengetahui bisnis keluarga kami bangkrut. ternyata dia selalu menilai seseorang dari kekayaan. Tidak jarang keluarga kami dianiaya secara verbal oleh dia. Saya sangat tidak tahan dengan keadaan ini, sehingga saya memutuskan untuk pindah rumah dan juga gereja. Saya memang memutuskan untuk menghindari segala sesuatu yang berhubungan dengan dia. Karena di depan orang lain, dia bagaikan malaikat. tetapi di keluarga, dia itu iblis.

sebelumnya, saya dan ibu saya memang menumpang tinggal di rumahnya. tetapi tidaklah gratis. saya membayar juga untuk kepentingan rentnya. Bahkan untuk biaya makan dan sehari-hari pun saya penuhi sendiri. Tetapi dia tetap memperlakukan saya dan ibu saya seperti pembantu. Sakit rasanya, melihat ibu saya di marah2in (bahkan di depan umum sekalipun/ di jalanan), serta ditunjuk2. dan dia bilang bahwa saya ini hanyalah seorang budak. Saya memang terpaksa meminjam uang untuk biaya sekolah, tetapi dengan teganya dia meminjamkan uang dengan bunga yang sama dengan bunga bank. Sebenarnya ini tidak akan terjadi kalau kaka saya mendengarkan nasihat orang tua. Tetapi sayangnya, kakak saya itu sangat patuh terhadap suaminya. Bahkan ikut memarah2in orang tua saya juga. Bagaimana menyadarkan kaka saya, bahwa suaminya itu tidak baik??...karena setiap apa yang kami nasihatkan ke dia selalu di adukan kembali ke suamnya. lalu terjadilah keributan antara suaminya dan kuarga saya (forum.detik.com)

Jb. Baiklah.. saya ikut prihatin dengan kondisi yang anda ceritakan di atas ini.. Ipar anda memang sedang dilandasi oleh kebodohan yang disebabkan oleh keserahkahan dan kebencian. Sebelum dia sadar akan perbuatannya dan masih mempunyai kekuatan dengan dorongan sosial ekonominya dan masih belum mempunyai masalah besar yang menimpanya maka ia akan sulit untuk berubah, kecuali dari kemauan sendiri dan adanya dorongan dari orang yang dicintainya atau adanya masalah besar yang menimpanya.

Jika kita masih tergantung kepadanya atau menumpang denganya maka kita sulit untuk mengubahnya.. coba bawalah ia ke seorang psikolog untuk berkonsultasi mengenai hati nurani maka kemungkinan ia akan dapat membuka hatinya..mintalah kakak anda untuk membawanya ke psikolog dan kalian satu keluarga untuk berkonseling keluarga..

Anda juga boleh meminta orang yang mempunyai kuasa atas dirinya untuk berbicara secara baik baik kepadanya dan memintanya untuk berubah sedikit demi sedikit.