OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Kamis, 11 Maret 2010

Obsesi Kompulsif

mau tanya...

kalo menurut anda... orang yang terlalu mendramatisir sebuah keadaan (terutama perasaan sedih), itu adalah orang yang memang memiliki jiwa yang seperti itu, atau hanya seorang yang ingin mencari sensasi dan perhatian???

hal ini saya alami ketika saya memiliki kenalan yang terlalu heboh dengan masalah cinta nya... ketika dia bercerita... memang awalnya saya dan teman2 simpati mendengar nya dan ikut terharu dengan kisah cinta nya yang menyedihkan...

namun seiring berjalan nya waktu, hal selalu dibahas adalah masalah itu dan itu melulu... bisa dibilang terus berputar2 di dalam masalah yang sama... padahal tak jarang kami sebagai teman nya memberi masukan, bukan nya dilakukan, dia hanya bilang "iya iya " saja... namun akhir nya kembali datang dengan wajah sedih dan kembali bercerita hal yang sama...

bagaimana menurut pendapat anda??? dan bagaimana cara untuk menyikapi orang yang seperti itu..??

terima kasih atas bantuan nya...(indoforum.org)

Jb. kemungkinan teman anda mengalami hal obsesi dalam tingkat yang rendah, yaitu terlalu terobsesi dengan masalah yang ia alami sehingga ia berulang-ulang untuk memberitahukan kepada anda walaupun tanpa ia sadari bahwa kita sudah mendengarkan berkali-kali dan memberikan nasehat kepadanya dan juga kemungkinan teman anda itu juga hanya ingin mencari perhatian atau mempunyai masalah namun hanya sekedar ingin mencurhkan kepada temannya dan bukan minta solusi.. teman semacem ini adalah teman yang kurang bisa mendengarkan pendapat orang lain dan selalu merasa diri benar dan mampu menyelesaikan masalah sendiri. jadi ia tidak terlalu butuh saran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar