OLEH : PSIKOLOG FUDIN PANG DARI "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Selasa, 03 Agustus 2010

Pacar yang terlalu egois

calon suami aq sangat egois dan terkesan licik dalam masalah keuangan..dy ingin aq membolehkan dy untuk membeli apa saja yg dy ingin,,tp dy selalu marah kalo saya ingin membeli sesuatu..dy inginnya saya yg mengumpulkan uang untuk menikah..dan dy juga kalo sedang marah selalu mengucapkan kata2 kasar sama aq..seperti setan alas,,busuk,, saya bingung..rencananya saya akan menikah dengan dy taun ini tp saya minta mundur sampai awal taun karna ingin melihat perubahan dari dirinya..dan ju2r karna sikapnya itu makin lama perasaan ku makin hilang ma dy..smw dah aq lakuin..aq dah bilang apa yg aq ga suka dari dy, aq pun dah introspeksi.tp ttp semua ga ada artinya..dy ga berubah..kalopun berubah paling 2-3 hari dan paling lama 1 minggu, setelah itu sifat aslinya keluar lagi. setiap ada masalah selalu aq yang dipersalahkan, setiap dy jadi marah selalu aq yang dijadikan kambing hitam..aq ga pernah benar dimata dy..hal yang seharusnya ga jadi masalah bisa jadi masalah yang besar buat dy...aq bingung aq takut salah membuat keputusan..apa yang harus aku lakukan? (indowebster.web.id)

Jb.Saya ikut prihatin dengan masalah anda. cobalah anda bertanya kepada kata hati anda,apakah anda ingin melanjutkan hubungan dengannya atau tidak walaupun secara logika anda tidak bisa menerima sikapnya namun kata hati anda bahwa anda sulit untuk melepaskannya. Cinta itu adalah hal yang cukup sulit.. jika kita terlalu mengikuti logika, maka tidak ada sebuah keharmonisan lagi dan jika kita terlalu mengikuti perasaan kita, maka kita akan tertekan. kita harus bisa menyeimbangkan hal tersebut sebisa mungkin.

Cobalah anda berpikir matang matang sebelum membuat keputusan. tanyalah kepada teman anda, famili anda, orang terdekat dan orang yang bisa dipercaya kemudian dengarlah mereka dan renungkanlah dan barulah anda membuat keputusan. jika anda sudah menikah. maka nasi sudah menjadi bubur, mau tidak mau anda harus menerima semua resiko atau konsekuensi yang ada dan anda sulit untuk menghindarinya lagi. pikirkanlah baik-baik. anda yang membuat keputusan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar